(Rumah Amal Salman, Bandung) - Apakah hari ini kamu merasa penat, pusing, sering membandingkan diri dengan orang lain, dan merasa insecure atas pencapaian orang lain? Yuk, kita bebenah diri dulu.
Jika Sahabat Amal sedang merasa demikian, ada hal yang perlu diperbaiki. Ketika screen time lebih banyak dari talking time dengan teman, ketika gawai selalu diisi daya baterainya hingga lebih dari 3x sehari, atau tidur menjadi larut, berarti perlu dibenahi kembali waktu bermain ponselnya.
Pernah dengar dengan istilah detoks media sosial? Akhir-akhir ini, banyak orang yang merehatkan diri dari media sosial. Mereka membatasi waktu bahkan tidak sama sekali melihat aplikasi media sosial. Tak hanya itu, mereka pun membuka aplikasi pesan seperti jam kerja. Tak heran, status Whatsapp-nya mencantumkan 09.00-17.00. Sunday off.
Apakah boleh demikian? Ya mengapa tidak! Apa yang mengendalikanmu itu harus dibenahi. Jangan sampai gawai mengendalikanmu, tetapi kamu yang harus mengendalikan gawaimu sendiri.
Adanya teknologi dan media sosial yang kerap bertransformasi sedemikian cepat membuat manusia lebih mudah. Jika kita cermati, hal ini tentu membawa banyak manfaat. Pertama, kita bisa bertemu dengan teman-teman lama, mengetahui info lowongan kerja lebih cepat, membangun portfolio diri sehingga banyak orang yang tertarik dengan kemampuan yang kita tampilkan di media sosial.
Namun, hal ini menjadi mudharat atau tidak membawa manfaat jika menimbulkan kecemasan, iri dengki, syirik, penipuan, penggelapan, hingga ejek mengejek dan perundungan. Semuanya sebenarnya sama saja seperti di dunia nyata, hanya saja ini terjadi juga di dunia maya.
Lantas, apa yang harus kita lakukan ya Sahabat Amal? Tentu kita perlu berpikir kembali apa yang menjadikan kita seperti ini. Makanya, ada istilah digital minimalist supaya kita bisa menahan diri. Semuanya adalah self control. Hanya kita yang dapat mengontrol diri kita.
Kurasi kembali aplikasi yang sekiranya jarang dipakai atau tidak membawa keberkahan dan kebermanfaatan. Tanyakan pada diri sendiri, jika aplikasi tersebut tidak ada di gawai, apakah kamu masih bisa bekerja dan hidup? Jika masih, kamu bisa menghapusnya.
Bisa juga kamu lakukan dengan menghapus media sosial lalu kamu hanya membukanya jika sedang membuka laptop. Sehingga saat kamu tengah membuka gawai, tidak ada lagi yang bisa dilihat selain hal-hal yang penting.
Semoga bermanfaat ya Sahabat Amal!

