Ini Ritual Agar Doa Mudah Terkabul

(Rumah Amal Salman, Bandung) - Sahabat Amal, ada berbagai macam cara "membujuk" Allah agar mau mengabulkan permohonan doa kita. Tanpa meragukan-Nya, sebenarnya orang-orang sholeh terdahulu juga melakukan usaha lebih agar permohonan doanya terkabul.

Seperti Nabi Zakariya, yang memohon doa sebab beliau ingin mendapat keturunan meski orang-orang berkata, tidak mungkin terkabul sebab Zakariya dan istrinya sudah terbatas usia. Beliau menyampaikan doa sambil membujuk Allah dengan berkata "Jika Engkau yang Maha Mendengar saja tidak mendengarkan permohonan hamba, maka kepada siapa lagi hamba harus mengadu"

Atau Nabi Ayub yang memohon doa ingin disembuhkan agar ibadahnya menjadi khusuk. Dengan berkata, "Hamba ridho dengan semua penyakit ini, hanya hamba memohon kesembuhan kepadaMu, sebab rasa sakit ini mulai menggangu kekhusukan ibadah hamba" 

Bila kita perhatikan, permohonan orang-orang terdahulu sangat jarang meminta untuk kepentingan duniawi melainkan untuk kepentingan akhirat. Bila kita simpulkan dalam mengajukan permohonan doa syarat-syarat yang perlu dipenuhi diantaranya, pertama yakin bahwa hanya memang Allah satu-satunya yang bisa mengabulkan doa. Memang Allah itu harus diyakini, jika ragu maka tidak akan ada pengaruh apa-apa.

Kedua, membujuk Allah menggunakan kata-kata sopan dan santun. Merendah diri, tidak angkuh, tidak memaksa, dan juga bersahaja. Sekalipun doa yang diajukan itu berada dalam ketidakmungkinan, orang-orang meragukan, kita sebagai mukmin yang yakin bahwa kuasa Allah tidak terbatas, maka ajukan saja. 

Ketiga, permohonan doa diniatkan untuk melakukan ibadah. Misal kita merasa tidak khuyuk bila tidak ada keturunan, tidak khusyuk bila beribadah dengan kondisi sakit, pun tidak khusyuk bila berada dalam kemiskinan,maka ajukan saja untuk menunjang kekhusyuan. 

Barangkali apa yang disampaikan kedua nabi di atas, dapat menjadi rujukan cara membujuk Allah, mengajukan doa. Semoga kita bisa mencontoh orang-orang terdahulu dengan baik.

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186)

Bagikan :

Bagikan

Berita Lainnya