Hari Guru: Perjuangan Guru Di Tengah Pandemi

By Rizki Ayu Wulandari

05/10/2020

(Rumah Amal Salman, Bandung) - Dalam pandemi ini, guru memainkan peran penting dan membantu siswa melanjutkan pembelajaran mereka dari keamanan rumah mereka. Mereka beradaptasi dengan perubahan, memanfaatkan teknologi terbaru untuk beralih ke e-learning dan mulai mengajar secara online. Dari TK hingga sekolah, perguruan tinggi dan pusat ujian, semua orang beralih ke platform teknologi ed. Untuk memastikan bahwa pembelajaran tidak terhambat karena pandemi ini, guru muncul dengan ide-ide inovatif.

Dari kelas online langsung sepanjang hari untuk memeriksa tugas larut malam, belajar teknologi baru, tes online dan menjawab keraguan 24 × 7, guru banyak melakukan banyak hal untuk muridnya. Guru menggunakan ide-ide inovatif untuk mendorong siswa untuk menghadiri kelas online dengan lebih semangat dan semangat.

Yah, itu tidak mudah bagi sebagian besar dari mereka. Bahkan, alih-alih membantu mereka, banyak mahasiswa, sayangnya, telah memanfaatkan momen kelemahan ini sebagai kesempatan dan telah membully, mengejek dan mengejek mereka.

Dari mematikan video mereka hingga membuat suara aneh, siswa telah memainkan berbagai macam kejahilan dengan guru selama kelas online untuk mengganggu mereka.

Tetapi tetap saja, mereka berusaha sebaik mungkin untuk melewati rintangan, yang sering kali berarti hanya mengabaikan perilaku yang tidak sopan dan gaduh. Jadi, Hari Guru ini, luangkan waktu sejenak untuk memikirkan mereka dan memahami bagaimana tidak seperti Anda, butuh banyak waktu dan kesabaran untuk mengatasi penyelaman digital ini.

Guru-gurumu adalah orang-orang yang diam-diam membawa perubahan di masyarakat dan saatnya untuk mengakui usaha mereka dan memberi hormat kepada mereka.

Rumah Amal Salman yang juga berfokus pada pendidikan, ikut menyuarakan aliran perasaan mereka di hari guru ini. 

"Di masa pandemi ini, Guru terus berjuang mengajar dan mendidik anak-anak sebagai pewaris peradaban. Pendidikan menjadi jalan masa depan yang lebih baik, maka peran Guru adalah peran mulia, peran penuh dengan amalan berkelanjutan," ujar General Manager Rumah Amal Salman, Agis Nurholis.

Tidak lupa juga harapan doa disampaikan oleh Manajer Program Rumah Amal Salman, Agus Eka Prasetyo, katanya pada momen hari guru ini, semoga para guru yang sedang berjuang di masa pandemi, yang sedang mengantarkan anak-anak didik mengenal kebesaranNya, yang mengajarkan ilmu pengetahuan dan adab sebagai bekal memakmurkan bumi, dapat Engkau diberikan keberkahan di dunia dan akhirat.
 

Bahkan saking berjasanya guru, salah seorang penerima manfaat beasiswa sampai membuatkan sebait sajak, yang kurang lebih isinya: 

Tuan, seringkali manusia buta. 
Mereka mudah memuji, tetapi lupa menguji. 
Ilmuwan mereka kagumi karena kajiannya. 
Dokter mereka kasihi karena keahliannya.
Itu tidak salah.

Tetapi tolonglah, 
ada hal yang mereka lupakan.
Ada sesuatu yang mereka tinggalkan. 
Perjuangan dan pengorbanan seorang guru. 
Ingatlah tuan, ilmuwan  bisa hebat karena didikan gurunya. Seorang dokter bisa berjaya karena ajaran dari gurunya.  

Oleh karena itu, Saya ingin berpesan, setinggi apapun posisimu kini, jangan pernah lupakan guru, karena ia adalah pelita penuntunmu hingga di titik puncakmu.

(Nur Rama Adamas, Adik Beasiswa Perintis, 2020)

Sekali lagi, Selamat Hari Guru untuk semua guru hebat di luar sana!

(sumber: aakash. AC. Di & India. com)

Editor: Marchiana Aulya 

Bagikan :

Bagikan

Berita Lainnya